Selamat Datang.. Di Blog Kewirausahaan


Nama : Ari Setyawan | NBI : 1461404915 | Dosen : Supangat, M.Kom, M.MKom | Scroll Ke Bawah Untuk Content


Selasa, 07 April 2015

JURNAL PENGARUH SEBUAH PENGETAHUAN TERHADAP USAHA


ANALISA JURNAL

TEMA
 PENGARUH SEBUAH PENGETAHUAN TERHADAP USAHA
Judul                        :  
PENGARUH ANTARA PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, MOTIF BERPRESTASI, KEMANDIRIAN PRIBADI TERHADAP PERILAKU KEWIRAUSAHAAN PEDAGANG DI PASAR TEGOWANU.

Pengarang/Tahun   :  
1. SAIDA AHMAD (Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pandanaran Semarang)
2. PATRICIA DHIANA P. (Dosen Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pandanaran Semarang)
3. M. MUKERY W. (Dosen Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pandanaran Semarang)

Latar Belakang Masalah
Dalam masa ini, Hubungan pengetahuan dengan menjalankan suatu usaha erat sekali. Pengetahuan adalah mengelola seluruh elemen sistem berupa dokumen, basis data, kebijakan, dan prosedur lengkap, beserta informasi tentang pengalaman, keahlian, dan kecakapan sumber daya manusia secara individu maupun kolektif. Pengetahuan terdiri dari pengetahuan langsung yaitu pengetahuan yang telah dimiliki oleh seorang wirausahawan sebelum ia menjadi seorang wirausaha serta pengetahuan tidak langsung yang di perolehnya dari berbagai pihak sebelum maupun saat ia telah menjadi seorang wirausaha (Widayana, 2005:9).

Masalah                           : 
Sering dari para usahawan tidak memperhatikan pengetahuan sebagai aspek utama dari mendirikan suatu Usaha. Motif berprestasi sebagai dorongan yang berhubungan dengan prestasi yaitu menguasai, mengatur lingkungan sosial, atau fisik, mengatasi rintangan, dan memelihara kualitas kerja yang tinggi, bersaing melebihi prestasi yang lampau dan mempengaruhi orang lain. Seseorang yang memiliki motif berprestasi yang tinggi akan menyukai tugas-tugas yang menantang, bertanggung jawab, dan terbuka untuk umpan balik yang memperbaiki prestasi inofatif-kreatif (Asri dkk, 2005:43).

Menurut Covey (dalam Ranto, 2007:23) mengatakan bahwa perkembangan keefektifan pribadi dan antar pribadi dapat digerakkan secara progresif pada kontinu kematangan menuju kemandirian sampai ke saling tergantungan. Sehubungan dengan uraian di atas, kemudian Covey menegaskan bahwa kemandirian pribadi adalah sebuah karakter yang akan memberikan kekuatan untuk bertindak, terutama dalam menghadapi tantangan, jadi bukan menjadi sasaran tindakan itu sendiri. Hal ini dapat membebaskan diri dari pengaruh lain sehingga kemandirian merupakan cita-cita pembebas yang layak. Namun, kemandirian bukanlah tujuan tertinggi dalam kehidupan yang efektif.

Tujuan Penelitian         : 
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, inovasi dan kreativitas usahawan terhadap pelaksanaan atau pendirian suatu badan usaha.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar